Colt Diesel

Kejar 2 Juta Unit Colt Diesel, KTB Ancang-ancang

harga mitsubishi semarang, harga mitsubishi terbaru semarang, harga mitsubishi terbaru 2020 semarang, harga mitsubishi eclipse cross semarang, harga mitsubishi eclipse cross terbaru semarang, promo mitsubishi eclipse cross semarang, promo mitsubishi eclipse cross terbaru semarang, harga mitsubishi triton semarang, harga mitsubishi triton terbaru semarang, promo mitsubishi triton semarang, promo mitsubishi triton terbaru semarang, harga mitsubishi xpander semarang, harga mitsubishi xpander cross semarang, harga mitsubishi xpander terbaru semarang, harga mitsubishi xpander cross terbaru semarang, promo mitsubishi xpander semarang, promo mitsubishi xpander cross semarang, harga mitsubishi pajero sport semarang, harga mitsubishi pajero sport terbaru semarang, promo mitsubishi pajero sport semarang, promo mitsubishi pajero sport terbaru semarang

Tonggak sejarah mencapai satu juta unit Colt Diesel, berhasil diraih PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) pada 2017 lalu. Namun, itu bukan proses singkat, butuh waktu kurang lebih 47 tahun untuk mencapai titik tersebut.

Pertanyaannya kemudian, apakah ke depannya KTB berupaya mengejar juga untuk bisa cepat mencapai tonggak baru 2 juta unit?

Duljatmono, Direktur Marketing PT KTB mengatakan, kalau mereka berharap prestasi selanjutnya bisa diperoleh lebih cepat, atau tak sampai seperti saat menuju 1 juta unit. Model Colt Diesel milik Mitsubishi ini cukup menjadi favorit di kelasnya, yang juga punya sebutan khas “Kepala Kuning”.

“Saya meminta doanya saja, itu yang paling penting. Mudah-mudahan bisa lebih cepat lagi dan tak sampai 47 tahun,” ujar Duljatmono, Rabu (11/4/2018).

Momon menambahkan, mencapai satu juta memang proses yang cukup panjang, tapi dengan situasi yang makin stabil bukan tidak mungkin bisa lebih cepat menuai hasil berikutnya. Meski belum punya target pasti soal 2 juta unit, dirinya menyebut KTB sudah mempersiapkan langkah menuju ke sana.

“Ada milestone dan roadmap ke depannya, berkaitan dengan penjualan dan marketing. Namun hitung-hitungan atau waktu pasti kapan bisa mencapai yang 2 juta unit itu belum, maunya si pendek waktunya,” kata Duljatmono.

Sebelumnya, Duljatnmono sempat optimis karena prediksi pertumbuhan ekonomi sudah mulai maju, pendapatan perkapita naik, serta infrastruktur yang mulai berkembang. Indikasi itu, bisa berdampak pada peningkatan kebutuhan transportasi kendaraan niaga yang lebih besar.

Lebih dari itu, karena daya serap yang lebih besar, otomatis bisa berkontribusi pada pencapain satu juta unit yang lebih cepat dari waktu sebelumnya.

Leave a Reply

×